SMK Diponegoro Semarang

Penyuluhan Kesehatan : Pencegahan Seks Bebas dan Pengenalan PPPLP

SMK Diponegoro mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan sebagai upaya meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental. Kegiatan ini mengusung tema “Pencegahan Seks Bebas dan Pengenalan PPPLP (Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis)” yang sangat relevan dengan kehidupan remaja saat ini.

Penyuluhan ini disampaikan oleh dr. Ria Sakti Puspa Wijayanti dan Octaviana Nursa’adah, S. Kep., Ns. Keduanya memberikan materi secara komprehensif dan komunikatif sehingga mudah dipahami oleh para siswa. Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh seluruh peserta yang hadir.

Dalam pemaparannya, dr. Ria Sakti Puspa Wijayanti menjelaskan tentang pentingnya menjaga diri dari perilaku seks bebas yang dapat berdampak negatif, baik dari segi kesehatan maupun sosial. Risiko seperti penyakit menular seksual, kehamilan tidak direncanakan, serta dampak psikologis menjadi perhatian utama dalam materi yang disampaikan. Siswa juga diberikan pemahaman tentang pentingnya pergaulan yang sehat dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Octaviana Nursa’adah, S. Kep., Ns. memperkenalkan konsep PPPLP (Pertolongan Pertama pada Luka Psikologis). Materi ini menekankan pentingnya mengenali kondisi emosional diri sendiri maupun orang lain, serta cara memberikan dukungan awal ketika seseorang mengalami tekanan mental atau masalah psikologis. Siswa diajarkan untuk lebih peka, empati, serta mampu menjadi pendengar yang baik bagi teman sebaya.

https://www.instagram.com/reel/DXN8YSzkbBY/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==

Kegiatan penyuluhan ini diharapkan dapat memberikan bekal pengetahuan dan kesadaran kepada siswa dalam menjaga diri, baik secara fisik maupun mental. Dengan pemahaman yang baik, siswa diharapkan mampu mengambil keputusan yang tepat serta menjalani kehidupan remaja yang sehat, aman, dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan ini, SMK Diponegoro menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki kesehatan mental dan moral yang baik.

Scroll to Top