Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan pendidikan serta mempersiapkan agenda strategis sekolah, SMK Diponegoro Semarang menyelenggarakan rapat koordinasi yang membahas dua agenda utama, yaitu persiapan kegiatan pembelajaran Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026 dan rapat pembukaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Tahun Ajaran 2025/2026. Rapat ini dihadiri oleh Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Ketua Program Keahlian, guru mata pelajaran, panitia PPDB, serta tenaga kependidikan.
Pada agenda pertama, rapat difokuskan pada persiapan pelaksanaan kegiatan pembelajaran Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026. Kepala Sekolah menyampaikan pentingnya kesiapan seluruh pendidik dalam menyongsong semester baru agar proses pembelajaran dapat berjalan secara efektif dan optimal. Dalam rapat tersebut disampaikan kalender akademik sebagai pedoman pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, sekaligus dilakukan evaluasi singkat terhadap pelaksanaan pembelajaran pada semester sebelumnya.
Seluruh guru diimbau untuk menyiapkan dan melengkapi perangkat pembelajaran yang meliputi Program Tahunan (Prota), Program Semester (Promes), Modul Ajar atau RPP, Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), serta instrumen penilaian. Perangkat pembelajaran tersebut diharapkan dapat menunjang pelaksanaan pembelajaran yang terencana, terstruktur, dan berorientasi pada pencapaian kompetensi peserta didik.
Pelaksanaan pembelajaran pada Semester Genap direncanakan berlangsung secara tatap muka dengan menerapkan metode pembelajaran yang aktif, kreatif, inovatif, dan kontekstual. Selain itu, guru didorong untuk mengintegrasikan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) ke dalam pembelajaran guna membentuk karakter peserta didik yang beriman, mandiri, gotong royong, bernalar kritis, dan kreatif.
Agenda kedua dalam rapat tersebut adalah pembukaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMK Diponegoro Semarang Tahun Ajaran 2025/2026. Rapat ini membahas pembentukan panitia PPDB yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Kepala Sekolah, lengkap dengan pembagian tugas dan tanggung jawab masing-masing panitia agar seluruh rangkaian kegiatan PPDB dapat berjalan dengan tertib dan terkoordinasi.
Selain pembentukan panitia, rapat juga membahas jadwal pelaksanaan PPDB, mekanisme pendaftaran, serta persyaratan administrasi yang harus dipenuhi oleh calon peserta didik. PPDB direncanakan dilaksanakan secara luring dan/atau daring sebagai upaya memberikan kemudahan akses layanan pendaftaran bagi masyarakat.
Strategi sosialisasi PPDB turut menjadi perhatian utama dalam rapat tersebut. Sosialisasi akan dilakukan melalui berbagai media, seperti media sosial, pemasangan spanduk dan brosur, serta kegiatan promosi langsung ke SMP dan MTs. Dengan strategi ini, diharapkan minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di SMK Diponegoro Semarang semakin meningkat.
Melalui pelaksanaan rapat koordinasi ini, SMK Diponegoro Semarang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pembelajaran serta menyelenggarakan PPDB yang transparan, akuntabel, dan profesional. Diharapkan seluruh pendidik, tenaga kependidikan, dan panitia PPDB dapat bekerja sama secara optimal demi terwujudnya layanan pendidikan yang berkualitas dan berdaya saing.


