Dalam rangka meningkatkan mutu pengelolaan pendidikan dan memastikan kualitas layanan sekolah tetap optimal, SMK Diponegoro Semarang melaksanakan kegiatan Evaluasi Kinerja Kepala Sekolah (EKKS) yang dipimpin langsung oleh Pengawas Sekolah, Bapak Aris Cahyono, S. Pd., M. Pd.. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses penjaminan mutu pendidikan yang wajib dilakukan secara berkala sesuai dengan ketentuan Dinas Pendidikan.
Evaluasi Kinerja Kepala Sekolah merupakan proses penilaian menyeluruh terhadap tugas, fungsi, dan tanggung jawab kepala sekolah dalam mengelola lembaga pendidikan. Penilaian ini mencakup berbagai aspek, antara lain manajemen sekolah, kepemimpinan, supervisi akademik, pengelolaan sarana prasarana, ketercapaian program kerja, hingga hubungan sekolah dengan masyarakat. Melalui evaluasi ini, sekolah dapat mengetahui sejauh mana kinerja kepala sekolah dalam menjalankan tugasnya serta mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan.
Dalam kegiatan yang berlangsung dengan tertib dan profesional ini, Bapak Aris Cahyono melakukan peninjauan langsung terhadap dokumen administrasi sekolah, laporan program kerja, serta hasil capaian yang telah diperoleh selama satu tahun. Selain itu, dilakukan pula sesi dialog dan klarifikasi untuk memastikan bahwa seluruh aspek manajerial telah dijalankan sesuai standar. Pendekatan evaluasi dilakukan secara objektif, konstruktif, dan bertujuan untuk memberikan umpan balik yang membangun.
Pelaksanaan EKKS di SMK Diponegoro Semarang tidak hanya menjadi sarana penilaian, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi seluruh warga sekolah. Melalui evaluasi ini, sekolah memperoleh gambaran konkret mengenai kekuatan yang perlu dipertahankan serta peluang perbaikan yang dapat dilakukan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Kepala sekolah sebagai pemimpin pendidikan diharapkan mampu menjadikan hasil evaluasi sebagai bahan pengembangan profesional dan perbaikan kinerja di masa mendatang.

Pengawas Sekolah, Bapak Aris Cahyono, memberikan apresiasi terhadap upaya SMK Diponegoro Semarang dalam membangun budaya kerja yang terstruktur dan berorientasi pada kualitas. Beliau menegaskan bahwa evaluasi bukan semata proses penilaian, tetapi juga bagian dari pendampingan untuk mendorong sekolah menjadi lebih unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pendidikan yang terus berkembang.
Dengan terselenggaranya kegiatan Evaluasi Kinerja Kepala Sekolah ini, SMK Diponegoro Semarang menegaskan komitmennya untuk terus menjaga kualitas manajemen sekolah dan meningkatkan profesionalitas dalam menjalankan layanan pendidikan. Semoga hasil evaluasi ini dapat menjadi pijakan kuat bagi sekolah untuk terus berbenah, berkembang, dan memberikan layanan terbaik bagi peserta didik.

