Dalam upaya meningkatkan kompetensi pendidik di era digital, SMK Diponegoro Semarang menyelenggarakan kegiatan Diklat Digitalisasi Pembelajaran di Sekolah dan Pengimbasan KAA pada Senin, 10 November 2025. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh guru SMK Diponegoro Semarang dengan penuh antusias dan semangat untuk terus beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan.
Kegiatan diklat ini menghadirkan dua narasumber berpengalaman, yaitu Catur Budi Santoso, S. E., M. M. dan M. Rizal Falah, S. Pd., M. Pd.. Keduanya memberikan materi yang komprehensif dan aplikatif terkait dengan penerapan teknologi dalam proses pembelajaran serta strategi pengimbasan KAA sebagai wadah pengembangan profesional guru. Melalui sesi paparan dan praktik langsung, para peserta dibimbing untuk memahami konsep digitalisasi pendidikan dan mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran yang efektif, interaktif, dan menarik bagi siswa.

Digitalisasi pembelajaran menjadi kebutuhan penting di era modern, di mana guru dituntut untuk mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi informasi. Dalam arah kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), penguasaan literasi digital dan penggunaan perangkat teknologi dalam kegiatan belajar mengajar merupakan bagian dari transformasi pendidikan nasional. Oleh karena itu, kegiatan diklat ini diharapkan dapat membantu guru meningkatkan kemampuan dalam merancang pembelajaran berbasis digital yang sesuai dengan karakteristik peserta didik.

Selama kegiatan berlangsung, suasana diklat terlihat aktif dan dinamis. Para guru berpartisipasi dalam sesi diskusi, tanya jawab, dan praktik digital tools yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Mereka juga diajak untuk mengeksplorasi berbagai platform digital yang mendukung pembelajaran daring maupun luring, seperti Learning Management System (LMS), media interaktif, serta aplikasi kolaboratif yang memudahkan interaksi antara guru dan peserta didik.
Dengan terselenggaranya Diklat Digitalisasi Pembelajaran di Sekolah dan Pengimbasan KAA ini, SMK Diponegoro Semarang menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi pendidikan melalui pengembangan kompetensi guru. Melalui penguasaan teknologi dan kolaborasi profesional, diharapkan para guru mampu menciptakan pembelajaran yang relevan, adaptif, dan berdaya saing tinggi, guna mencetak generasi muda yang unggul di era digital.

