Suasana semangat demokrasi terasa begitu kuat di lingkungan SMK Diponegoro Semarang pada 24 Oktober 2025, saat seluruh siswa dan guru berpartisipasi dalam kegiatan Pemilihan Ketua OSIS (Pemilos) untuk periode 2025/2026. Kegiatan ini menjadi momen penting yang tidak hanya menumbuhkan semangat kepemimpinan di kalangan siswa, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter dalam berdemokrasi secara sehat dan bertanggung jawab.

Dalam pelaksanaan Pemilos tahun ini, terdapat tiga pasangan calon yang bersaing memperebutkan posisi Ketua dan Wakil Ketua OSIS, yaitu Ravif–Angga, Ifana–Bonita, dan Rifa–Rina. Ketiga pasangan tersebut sebelumnya telah menjalani serangkaian tahapan kampanye yang berlangsung tertib dan kreatif. Masing-masing kandidat menampilkan visi dan misi terbaik mereka untuk membawa perubahan positif bagi lingkungan sekolah. Antusiasme siswa terlihat sejak masa kampanye, di mana mereka aktif mengikuti debat kandidat dan menyimak program unggulan yang ditawarkan.


Proses pemilihan dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, dan rahasia, dengan melibatkan seluruh siswa dan guru SMK Diponegoro Semarang sebagai pemilih. Suasana ruang pemilihan terasa meriah dan tertib. Panitia Pemilos yang berasal dari perwakilan siswa turut berperan aktif dalam mengatur jalannya kegiatan agar berlangsung adil dan transparan. Setiap pemilih diberi kesempatan untuk menentukan pilihannya secara jujur sesuai dengan hati nurani.
Setelah proses penghitungan suara yang dilakukan secara terbuka dan disaksikan oleh seluruh panitia serta perwakilan guru, hasil akhir menunjukkan bahwa pasangan Ravif–Angga berhasil meraih suara terbanyak dan resmi terpilih sebagai Ketua dan Wakil Ketua OSIS SMK Diponegoro Semarang periode 2025/2026. Sorak sorai dan tepuk tangan dari para siswa pun mengiringi pengumuman tersebut, menandakan dukungan dan harapan besar terhadap kepemimpinan baru mereka.
Kepala SMK Diponegoro Semarang dalam sambutannya mengungkapkan apresiasi kepada seluruh peserta dan panitia yang telah melaksanakan kegiatan dengan baik. Beliau juga menekankan bahwa Pemilos bukan sekadar ajang memilih pemimpin, tetapi juga bentuk pembelajaran demokrasi yang nyata di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan seperti ini, siswa belajar tentang pentingnya tanggung jawab, kejujuran, dan kerja sama dalam kehidupan berorganisasi.





Dengan terpilihnya pasangan Ravif–Angga, diharapkan OSIS SMK Diponegoro Semarang dapat semakin aktif, kreatif, dan inovatif dalam mengembangkan kegiatan sekolah yang positif dan membangun semangat kebersamaan di antara seluruh siswa. Semoga kepengurusan baru ini mampu menjadi teladan serta membawa semangat baru bagi kemajuan SMK Diponegoro Semarang di masa mendatang.

